logoblog

Cari

Polisi Ringkus Pemilik Senpi

Polisi Ringkus Pemilik Senpi

Satuan Buru Sergap (Buser) dibantu Sat Intel Polres Bima berhasil meringkus seorang pria pemilik senjata api (senpi) rakitan. Senpi laras panjang

Kriminal

KM. Salaja Kampo
Oleh KM. Salaja Kampo
27 Februari, 2014 17:26:36
Kriminal
Komentar: 0
Dibaca: 10257 Kali

Satuan Buru Sergap (Buser) dibantu Sat Intel Polres Bima berhasil meringkus seorang pria pemilik senjata api (senpi) rakitan. Senpi laras panjang milik Syarifuddin, 30 tahun warga Desa Renda Kecamatan Belo ini langsung diamankan di Mapolres Bima, bersama barang bukti, Kamis (27/2).

Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu M. Yamin melalui Kaur Bin Ops Iptu Abdul Khaer mengungkapkan, penangkapan pelaku merupakan tindaklanjut laporan dari Polsek Belo. Sebelumnya, pemilik senpi ini sempat melakukan pengancaman terhadap Ujmi Hasan dan Abas Hasan.

Kedua kakak beradik ini pun melaporkan aksi pengancaman oleh Syarifuddin ke Mapolsek Belo. “Anggota Polsek Belo langsung melimpahkan kasus pengancaman ini ke Polres dan langsung kita tindaklanjut. Pelaku kemudian kami tangkap kediamannya bersama satu pucuk senpi laras panjang,” ujar Abdul Khaer.

Menurutnya, senpi tersebut merupakan sisa dari pertikaian antar kampung yang sengaja disimpan oleh Syarifuddin. Guna proses lebih lanjut, pemilik senpi beserta barang bukti masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan. “Sampai saat ini pelaku yang kami tangkap masih dalam pemeriksaan intensif terkait kepemilikan senpi ilegal,” ungkapnya.

 

Baca Juga :


Menurut pengakuan Syarifuddin, senpi tersebut diperoleh dari seorang temannya saat konflik antar kampung tahun lalu. Kepada polisi Syarifuddin juga mengaku menyimpan senpi itu untuk alasan keamanan. “Katanya senpi itu hanya untuk jaga-jaga saja saat konflik antar kampung,” sebut Abdul Khaer meniru pengakuan Syarifuddin. (SK. Edo) - (01)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan