logoblog

Cari

Tutup Iklan

Dua Kasus Pembacokan Warnai Lebaran

Dua Kasus Pembacokan Warnai Lebaran

KM Wadupa’a: Suasana lebaran mestinya dihormati sebagai momentum untuk silaturahim dan bermaaf-maafan. Namun tidak demikian yang terjadi di Kabupaten Bima. Selasa

Kriminal

KM. Wadupa-a
Oleh KM. Wadupa-a
02 Agustus, 2014 18:06:41
Kriminal
Komentar: 2
Dibaca: 3536 Kali

KM Wadupa’a: Suasana lebaran mestinya dihormati sebagai momentum untuk silaturahim dan bermaaf-maafan. Namun tidak demikian yang terjadi di Kabupaten Bima. Selasa (29/7) siang, pemuda asal Desa Sai Kecamatan Soromandi, Murabi (25) tewas setelah dibacok TJ, pria asal Kecamatan Donggo.

Kejadian tersebut sontak membuat geger warga seluruh desa di Kecamatan Soromandi. Berdasarkan penuturan sejumlah warga, insiden tersebut berawal saat korban duduk menikmati makanan di halaman rumah salahsatu warga Dusun Lia Desa Punti Kecamatan Soromandi. Saat itu mendadak hadir TJ bersama dua pemuda lain kemudian menarik dan membacok korban. Setelah itu kawanan pemuda itu melarikan diri. Nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Insiden tersebut membuat berang kerabat korban dan warga Sai. Mereka kemudian tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan berupaya memburu pelaku. Setelah itu jenazah  dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bima di Desa Sondosia Kecamatan Bolo, setelah itu dibawa kembali kerabatnya menuju desa Sai.

Sekitar pukul 16.00 Wita, kawanan warga Sai yang menggunakan sepeda motor  berupaya membakar rumah warga Dusun Lia Desa Punti karena dianggap membiarkan insiden berdarah. Namun api cepat dipadamkan aparat Dalmas Kepolisian Resort Bima Kabupaten Bima yang tiba lebih awal di TKP, pasca pembunuhan. Selain berupaya membakar, dua rumah lain milik warga Dusun Lia, juga menjadi sasaran pelemparan massa dari Desa Sai.

Kronologis kejadian tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor Soromandi Inspektur Satu (IPTU) Lalu Mastur. Beberapa menit pasca pembunuhan aparat Kepolisian disiagakan di TKP, mengantisipasi serangan dari warga Desa Sai, karena menganggap warga sekitar TKP membiarkan kasus pembacokan yang menewaskan Murabi. “Hingga sekarang anggota masih siaga di lokasi, untuk pelaku masih kita buru," jelas Mastur, Rabu lalu.

Ia mengatakan, Rabu pagi sekitar 30 warga Sai berkonvoi menggunakan sepeda motor dan satu mobil pick up menuju Dusun Saba Desa Sampungu Kecamatan Soromandi. Mereka mengincar saudara TJ yang diduga pelaku pembacokan. Meskipun secara umum warga Dusun Lia cemas terhadap serangan warga Desa Sai, namun kondisi dusun setempat kondusif. Beberapa menit sejak kejadian aparat Kepolisian dibantu Brimob disiagakan di lokasi. “Informasi yang kita peroleh demikian. Namun sampai hari ini kita masih bersiaga di TKP,” katanya.

 

Baca Juga :


Pada bagian lain, sehari sebelum itu atau tepatnya beberapa jam setelah sholat Ied, juga terjadi kasus pembacokan di Desa Lewintana Kecamatan Soromandi. Korban Ahmad Ojek (42), warga Desa Kananga Kecamatan Bolo. Menurut penuturan sejumlah warga, kejadian berawal saat korban mabuk. Saat itu menghalau beberapa pengendara dan warga yang lewat. Selain itu, beberapa mahasiswa KKN dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang membangun posko di Desa Lewintana juga dipalak, sehingga memicu kebencian warga setempat hingga akhirnya dibacok. (FS/AN) - 05

 

Photo Caption: Ilustrasi/Orginal Pict from Okezone

 



 
KM. Wadupa-a

KM. Wadupa-a

Koordinator: FACHRUNNAS Email : kampungmediawadupaa@gmail.com Komunitas Jurnalisme Warga. Menyuguhkan Informasi seputaran Soromandi dan Wilayah Sekitar.

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    03 Agustus, 2014

    kalau kita mau bilang, apa yang diterima oleh Ahmad Ojek adalah benar mungkin kita salah, tapi yang memang begitulah sepatutnya, siap yang menggali lubang dialah yang akan terperosok. artinya bahwa karena Ahmad suka mabuk ya jadi wajar diamuk masa.


    1. KM. Wadupa-a

      KM. Wadupa-a

      04 Agustus, 2014

      benar sekali, sangat disayangkan momentum bulan suci Ramadan dan lebaran Idul Fitri tidak meninggalkan bekas positif untuk refleksi bagi sebagian pihak. Terimakasih sudah mampir di beranda, salam untuk teman2 KM Kaula


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan