logoblog

Cari

Kodim Bubarkan Judi Sambung Ayam

Kodim Bubarkan Judi Sambung Ayam

Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) menggerebek judi sambung ayam dan bola adil, di Desa Montong Ajan Praya, Barat Daya Jumat sore (25/9),

Kriminal

eLRIS
Oleh eLRIS
29 September, 2015 10:33:29
Kriminal
Komentar: 0
Dibaca: 8025 Kali

Kodim 1620/Lombok Tengah (Loteng) menggerebek judi sambung ayam dan bola adil, di Desa Montong Ajan Praya, Barat Daya Jumat sore (25/9), kemarin pukul 17.15 Wita. Hasilnya, mereka meringkus warga yang diduga sebagai pelaku. Kodim juga menyita barang bukti ayam jantan aduan, papan bola adil dan kendaraan roda dua.

Kuat dugaan perjudian ini menjadi salah satu penyulut maraknya aksi perampokan yang terjadi di desa yang berbatasan dengan Lombok Barat (Lobar) tersebut. Dimana, hampir setiap minggu kawanan perampok menyasar rumah warga. Ini belum termasuk kasus begal maupun pencurian lainnya.

“Ada dua faktor penyebab aksi kejahatan itu terjadi yaitu, ekonomi dan kebiasaan buruk masyarakat itu sendiri,” kata Dandim 1620/Loteng Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto pada Lombok Post, saat memimpin langsung aksi pengerebekan.

Dalam penggerebekan tersebut pasukan loreng sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan agar para pelaku menyerah. Namun bukannya menyerahkan diri warga berhamburan mendengar tembakan. Alhasil aksi kejar-kejaran aparat dan pelaku tak terhindarkan.

Meski puluhan warga Nampak hadir dalam perjudian tersebut, namun, yang berhasil diringkus hanya enam orang. Satu diantaranya anak di bawah umur bersama orang tuanya.

“Kalau kalian kalah main judi, lalu kalian nyari uangnya bagaimana. Ada-ada saja kalian ini,” tanya Arie kepada warga yang diringkus tersebut.

Dengan santainya, sejumlah warga  menjawab terpaksa melakukan aksi kejahatan seperti merampok atau membegal guna memenuhi kebutuhan berjudi. Bagi mereka, hasil berjudi bisa menghidupi keluarga, hingga membeli kendaraan. Sebaliknya, jika kalah jalan pintas pun dihalalkan.

“Ini bagian dari pekerjaan, sekaligus mengisi hiburan saja Pak,” ujar mereka.

 

Baca Juga :


Selain dari sejumlah kecamatan di Loteng, para pelaku dating dari Lobar, Mataram hingga Lombok Timur (Lotim). Pelaku mengklaim judi tersebut bias terus berjalan karena ada tokoh yang membekingi mereka.

“Dengan catatan, kami tetap memberikan setoran,” ungkapnya.

Kini Kodim telah melimpahkan kasus tersebut ke polisi.

“Prinsipnya, tanpa diminta atau pun tidak, diperintah atau juga tidak, saya tetap turun,” lanjut Arie.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Montong Ajan, Ilham Nasrullah mengaku kaget dengan penggerebekan yang dilakukan Kodim. “Saya saja baru tahu, kalau di tempat saya ini ada perjudian sambung ayam dan bola adil,” kilahnya. (dss/r3) - 05

sumber: lombokpost.net



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan