logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kemenag Mengurangi Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Kemenag Mengurangi Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Rengganis (KM), 9/11_Hampir setiap hari kita mendengar pemberitaan baik di media massa maupun di media elektronik, mulai dari kasus kekerasan sexsual

Kriminal

KM. RENGGANIS
Oleh KM. RENGGANIS
09 November, 2015 16:59:33
Kriminal
Komentar: 0
Dibaca: 5556 Kali

Rengganis (KM), 9/11_Hampir setiap hari kita mendengar pemberitaan baik di media massa maupun di media elektronik, mulai dari kasus kekerasan sexsual terhadap anak yang terjadi di Sekolah maupun yang terjadi ditengah-tengah masyarakat umum, hal ini bukanlah yang pertama terjadi melainkan masih banyak lagi kasus-kasus lain yang belum terungkap.

Hal tersebut diatas diungkapkan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Sulaiman Hamid, SH, MH dalam acara Penutupan Sosialisasi Gerakan Nasional Anti Kejahatan Sexsual pada anak yang dilaksanakan hanya satu hari dengan 40 (empat puluh) peserta yang diambil dari Kelas X, XI dan XII pada Madrasah Aliyah Negeri Gerung, hadir mendampingi Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB dalam penutupan sosialisasi ini adalah Kepala Kemenag Kabupaten Lombok Barat, Kepala Madrasah Aliyah Negeri Gerung dan Pejabat Eselon IV Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Prov. NTB.

Berdasarkan data Komnas Perlindungan anak tentang kejahatan sexsual terhadap anak yang pada tahun 2013 mencatat ada 1.620 kejahatan sexsual terhadap anak, H. Sulaiman Hamid menegaskan kepada para Guru khususnya pada Madrasah-madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan budi pekerti ditingkat satuan pendidikan untuk dimasukkan dalam kurikulum terkait hak dan kewajiban anak, kesehatan reproduksi dan pemberdayaan anak, dan melindungi anak disatuan pendidikan dari tingkat kejahatan sexsual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan serta pihak lain dilingkungan sekolah.

Disamping itu H. Sulaiman Hamid juga meminta kepada seluruh elemen pendidik untuk membangun komunikasi, informasi dan edukasi kepada anak-anak didiknya, masyarakat dan pemangku kepentingan tentang kesehatan reproduksi, dampak kekerasan pada tumbuh kembang dan pemberdayaan anak serta melakukan upaya pencegahan lainnya.

 

Baca Juga :


Dari kegiatan sosialisasi Gerakan Nasional Anti Kejahatan Sexsual pada anak ini H. Sulaiman Hamid juga berharap kepada para peserta sosialisasi yang terdiri dari anak-anak sekolah untuk dapat menjadikan pedoman dalam beraktifitas ditengah-tengah masyarakat, bila perlu kita (Para peserta) dapat menjadi contoh kepada masyarakat akan nilai-nilai agama dan berbudi luhur yang baik. LA [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan