logoblog

Cari

Tutup Iklan

Gubernur NTB Kutuk Aksi Teror Gereja di Surabaya

Gubernur NTB Kutuk Aksi Teror Gereja di Surabaya

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengutuk aksi teror berupa pemboman tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/05/2018) yang mengakibatkan

Kriminal

Kominfotik NTB
Oleh Kominfotik NTB
14 Mei, 2018 08:24:29
Kriminal
Komentar: 0
Dibaca: 4301 Kali

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengutuk aksi teror berupa pemboman tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/05/2018) yang mengakibatkan 11 korban jiwa dan puluhan luka-luka. Para korban tersebut merupakan umat kristiani yang hendak melaksanakan ibadah di gereja tersebut. Gubernur menyampaikan hal itu usai mengisi Program Damai Indonesiaku, yang disiarkan langsung oleh TVOne, di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB.

Menurut Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) tersebut, tindakan tersebut merupakan sebuah kejahatan yang tidak bisa dibenarkan oleh agama manapun, apalagi Islam. TGB menuturkan, dalam Agama Islam, jangankan dalam keadaan damai, dalam keadaan perang pun, tidak dibenarkan untuk melakukan penyerangan kepada lawan yang sedang melaksanakan ibadah. "Siapapun yang mengganggu, apalagi mencelakai, maka dosanya berlipat-lipat," tegas TGB.

Kemudian TGB menyampaikan, sebagai sebuah bangsa, peristiwa pemboman itu merupakan lonceng peringatan bagi kita. Bahwa tindakan tersebut harus segera dihentikan dan dilakunan sejumlah upaya pencegahan sedini mungkin. "Tindakan ini tidak hanya menyakiti keluarga korban atau umat kristiani. Tetapi juga menyakiti umat Islam," Jelas TGB.

Selain menyakiti umat Islam, tindakan tersebut menurut TGB juga akan merusak citra Indonesia di mata dunia, yang menganggap bangsa ini belum mampu menangani dan mencegah terjadinya aksi kekerasan seperti ini. Karena itu, lanjut TGB perlu upaya-upaya masif untuk mencegah terjadinya peristiwa-peristiwa semacam itu. Yaitu kalau sudah masuk pada ranah pelanggan hukum dan undang-undang, maka seluruh perangkat keamanan harus bekerja.

 

Baca Juga :


Yang kedua menurutnya, berupaya sama-sama untuk mengedukasi dan membina para pemuda agar tidak terpapar oleh konsep dan pemahaman yang keliru tentang Islam. Termasuk harus memahami secara utuh bagaimana para founding fathers dulu membangun bangsa dengan konsep Pancasila. "Indonesia adalah miliki kita. Mari kita sama-sama jaga," tegas TGB [humasprovntb]



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan