Rawan Curanmor Di Kantor Bupati Lobar

Ketertiban dan keamanan di lingkup kantor Sekretariat Daerah (Setda) Lobar mulai terusik.  Tak lama berselang beberapa bulan yang lalu, nihil aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), kini kasus serupa terulang kembali. Lagi-lagi Satpol PP yang bertugas mengamankan situasi disalahkan. Pengamanan di kantor gedung putih nama kantor bupati Lobar biasa disebut, rupanya sangat mudah ditembus maling. Dalam tahun ini saja sudah lima motor berhasil dicuri. Tak hanya motor pribadi, motor berplat merahpun jadi sasaran.

Kasat Polisi Pamong Praja Lobar Baiq Yeni S Ekawati menjelaskan, kasus terbaru terjadi tiga hari lalu. Sepeda motor milik H Lalu Fadilah, pegawai di Pemkab Lobar, hilang saat diparkir di utara Kantor Bagian Humas dan Protokol Pemkab Lobar.

Terkait kasus pencurian kendaraan bermotor ini, Yeni tak menampik kalau sistem pengamanan di kompleks kantor bupati masih lemah. Ia mengatakan, selama ini fokus anggota Pol PP memang hanya pengamanan di pintu masuk dan keluar kantor bupati.

Itu sebabnya, sejak duduk di jajaran tertinggi Pol PP Lobar, Yeni menyatakan pihaknya langsung berbenah. Mulai Agustus ini, pihaknya akan menerapkan sistem pengamanan model baru di kompleks kantor bupati.

“Setiap kendaraan yang masuk ke wilayah kantor bupati akan diberikan tiket yang sesuai dengan nomor pelat kendaraannya,” kata mantan Camat Gerung ini.

Pada bagian lain Asisten I Setda Lobar, Baiq Eva Nurcahyaningsih menuturkan, selain lemah dari sistem pengamanan dan pengawasan, CCTV yang ada di beberapa titik kantor bupati tidak berfungsi sebagaimana mestinya. “CCTV yang aktif hanya di ruangan bupati, lobby kantor dan beberapa lorong yang ada di gedung utama kantor bupati,” aku mantan Kepala BKBPP Lobar ini.

Eva menambahkan, bahwa CCTV yang ada di beberapa bagian gedung tersebut akan segera di perbaiki. Dia telah menginstruksikan bagian umum untuk memastikan perbaikan tersebut.

Catata Pol PP menyebutkan, sejak Januari telah terjadi lima kasus pencurian kendaraan di sekitar wilayah kantor bupati Lobar. Yakni motor milik staf Badan Kepegawaian Daerah dan staf Kantor Perpustakaan Daerah. Tidak hanya itu. Maling pun mengembat motor dinas jenis trail milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah.  (wardi) -05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru