Dugaan Perusakan Alat Peraga Berlanjut ke Polisi

KM, Woja/Saneo - Panwaslu Kabupaten Dompu melanjutkan ke Polres Dompu kasus perusakan alat peraga kampanye Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3, H Mulyadin H AR Gani-Kurniawan Ahmadi (MULYA) yang diduga dilakukan Anwar Yusuf alias Ori Cao.

Langkah tersebut dilakukan Panwaslu setelah melakukan klarifikasi terhadap para saksi, pelapor dan terlapor. Hasilnya menunjukan, Ori Cao terbukti melakukan tindak pidana Pemilu.

Divisi Penindakan dan Hubungan Antar  Panwaslu Dompu M Jaelani, ditemui media ini Selasa (27/10/2015) siang kemarin mengatakan, kasus tersebut sudah dilimpahkan kepada kepolisian sebagai tindak lanjut penanganan atas tindak pidana Pilkada.

"Kami sudah selesai memprosesnya dan sudah kami limpahkan ke kepolisian. Bersama itu, kami limpahkan juga rekomendasi berita acara, hasil kajian pemeriksaan berita acara klarifikasi pada pelapor, skasi dan terlapor,” terang Jaelani.

Dijelaskan, hasil klarifikasi berita acaranya, Ori Cao dianggap terbukti memenuhi unsur melanggar tindak pidana Pemilu dengan secara sengaja melakukan perusakan dan membakar alat peraga kampanye milik Paskkn Bupati/Wabup Dompu Nomor Urut 3.

"Telah memenuhi unsur tindak pidana Pemilu tentang perusakan alat peraga dan melanggar UU No 69 pasal 187 ayat 3 dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 bulan maksimal 6 bulan, dengan denda Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta,” ujar Jaelani.

Saat ini, Panwaslu telah selesai mengurus kasus tersebut. Tinggal menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan kepolisian. Jika kepolisian cepat menangani kasus tersebut, maka akan dilimpahkan ke kejaksaan. "Kejaksaan yang akan mem-P21-kan, lalu dilanjutkan ke Pengadilan," paparnya.

Jaelani mengatakan, pihaknya tidak tahu sampai kapan kasus itu akan dituntaskan. Namun, menurutnya, setiap institusi penegak hukum memiliki tahapan-tahapan penyelesaian. "Kasus ini, ada tenggang waktunya. Dan, kemungkinan akan diselesaikan dalam waktu dekat," tandas Jaelani. [] - 01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru