Kerap Terjadi Curanmor Warga Aktifkan Siskamling

Moyo Hilir – Kepala Desa Moyo Mekar H. Saguni dan Kadus Mastar Abu Amin menghidupkan dan mengaktifkan siskamling / ronda dalam bentuk ronda malam Mengingat ada beberapa pencurian kendaraan bermotor, kami mengaktifkan kembali siskamling dan mengimbau warga secara sukarela ronda bergiliran, kata beliau.

Sebelum mengeluarkan kebijakan, Kades Moyo Mekar dan Desa Moyo, membangun koordinasi terlebih dulu dengan Kapolsek dan Koramil di wilayah tersebut.Kasus yang terjadi di wilayahnya kerap menimpa, Sehu Saputra yang warga RT. 006 Dusun Moyo Atas, kehilangan 1 buah sepeda motor Yamaha Vision dan warga RT.008 1 buah sepeda motor Yamaha Vision pada malam yang sama.

Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) merupakan upaya bersama dalam meningkatkan sistem keamanan dan ketertiban masyarakat yang memberikan perlindungan dan pengamanan bagi masyarakat dengan mengutamakan upaya-upaya pencegahan dan menangkal bentuk-bentuk ancaman dan gangguan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban , Pos ronda atau pos kamling adalah sebuah tempat yang dipakai untuk menjaga keamanan.

Biasanya, pos ronda dilengkapi dengan kentongan yang biasanya dibunyikan saat ada suatu marabahaya. Kegiatan yang dilakukan di pos ronda biasa disebut siskamling (sistem keamanan lingkungan).

Tujuan diselenggarakan Siskamling : menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masing- masing, terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat Siskamling ini dibentuk berdasarkan kesepakatan dalam musyawarah warga, dengan berasaskan semangat budaya kekeluargaan, gotong royong, dan swakarsa, Adapun fungsi siskamling adalah sebagai: sarana warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rasa aman di lingkungannya.

Kegiatan pelaksana siskamling yang bertugas melaksanakan kegiatan meliputi: penjagaan, patroli atau perondaan yang memberikan peringatan-peringatan untuk mencegah antara lain terjadinya kejahatan, kecelakaan, kebakaran, banjir, dan bencana alam, memberikan keterangan atau informasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan, memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai masalah yang dapat mengganggu ketentraman warga sekitarnya, serta membantu Ketua RT/RW dalam menyelesaikan masalah warga tersebu, melakukan koordinasi kegiatan dengan anggota Polri dan Pamong Praja, dan aparat pemerintah terkait lainnya yang bertugas di wilayahnya,dan melaporkan setiap gangguan kamtibmas yang terjadi pada Polri, melakukan tindakan represif sesuai petunjuk teknis Polri dalam hal kasus tertangkap tangan, dan pada kesempatan pertama menyerahkan penanganannya kepada Satuan Polri di wilayahnya, dan melakukan tindakan yang dirasakan perlu untuk keselamatan warganya atas izin dan perintah dari ketua siskamling.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru